Sabtu, 01 Januari 2011

Tuan Pelayan

Kemarilah sahabatku
tak usah kau ketuk pintu
karna ku tlah lama buka pintu ini
hanya untukmu
datang dengan senyum tipis
baju yang lusuh dan tawa yang pilu

masuklah,
duduklah pada singgasanaku
kenakan mahkota emasku yang membuai slalu
jangan lupa,
tegak anggur tua yang tersaji di meja
dan makanlah sepotong roti dari belanda
yang tentu saja belum kau sentuh sebelumnya

mandilah dulu,
bersihkan tubuhmu dengan air bunga
yang ada di 'bathtub' pualam dari amerika
biar wangimu kalahkan raja

setelah itu
kenakan jubahku
mahkota pula
kan kupijat kakimu yang lelah
saat mengetuk hati pada setiap jumpa

hari ini akulah yang menjadi pelayanmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar